SHARE

Buah markisa (granadilla, passion fruit, meracuja) berasal dari daerah tropis di Amerika yang kini tersebar ke berbagai penjuru dunia. Terdapat lebih dari 400 jenis markisa dan 50 diantaranya dapat dikonsumsi buahnya.

Di Indonesia, terdapat empat jenis markisa yang tumbuh dan berkembang yaitu markisa ungu, markisa kuing, markisa manis, dan markisa besar. Budidaya buah markisa di Indonesia rata-rata bertempat di dataran tinggi yang mempunyai tanah dengan unsur hara yang sesuai untuk markisa. Lalu berapa lama markisa berbuah dan dapat dipanen di Indonesia?

Jenis buah markisa yang paling banyak dibudidakyakan secara komersial yaitu markisa ungu (passiflora edulis) dan markisa kuning (passiflora flavicarpa). Buah markisa ungu yang masam ini sering diolah menjadi sirup dan makanan olahan lainnya sedangkan markisa kuning dikonsumsi secara langsung. Bagi masyarakat di dataran tinggi mungkin banyak yang tertari dengan budidaya buah markisa.

Namun sebelum melakukannya perlu diketahui terlebih dahulu berapa lama markisa berbuah. Berikut akan dijelaskan terlebih dahulu tentang lokasi dan suhu yang tepat untuk membudidayakan buah markisa ungu di Indonesia.

Yang perlu diperhatikan pertama-tama adalah suhu udara tempat untuk menanam markisa yaitu daerah dengan ketinggian antara 800 – 1500 m dpl. Curah hujan area untuk pertumbuhan markisa yang baik minimal 1.200 mm per tahun dengan kelembaban nisbi antara 80 hingga 90%.

Area pembudidayaan juga harus terhindar dari banyak angin dan mempunyai suhu antara20-30 derajat celcius. Tanaman markisa dapat tumbuh di berbagai jenis tanah terutama yang gembur dengan bahan organic yang cukup dan drainase yang baik.

Berapa lama markisa ungu berbuah dan dapat dipanen?

Tanaman markisa yang disemai langsung dari buahnya (penyemaian menggunakan biji) dapat berbuah setelah 9 sampai 10 bulan. Sedangkan bagi tanaman markisa yang menggunakat alternative stek akan berbuah lebih cepat yaitu sekitar 7 bulan. Dari pembungaan hingga menjadi buah yang masak diperlukan waktu sekitar 70 hingga 80 hari.

Warna kulit yang tadinya hijau dan licin akan menjadi ungu tua dan sedikit keriput ketika matang. Pemetikan yang bagus adalah ketika buah markisa dalam kematangan 75% sehingga tidak perlu menunggu buah tersebut hingga terjatuh dari pohonnya.

Setelah mengetahui lokasi yang strategis, keadaan tanah yang tepat, dan berapa lama markisa berbuah, masih banyak yang perlu untuk diketahui. Dalam rentan waktu antara penyemaian hingga berbunga dan masaknya buah untuk dipetik, tentu saja harus dengan perawatan yang baik.

Perambatan tanaman markisa harus diperhatikan dari mulai jenis rambatan hingga jarak rambat sehingga dapat tumbuh dengan baik. Selain itu, pemupukan juga tidak kalah penting agar tanaman tumbuh dengan sempurna dan menghasilkan kualitas sari markisa yang baik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here